Pengembangan Modul Radio Multikanal untuk Sistem Komunikasi Rural
Kegiatan penelitian yang diajukan dalam proposal ini adalah bagian dari pengembangan sebuah sistem komunikasi tanpa kabel untuk komunikasi telepon maupun komunikasi data di daerah pedesaan atau daerah terpencil. Sistem komunikasi tersebut akan menjawab kebutuhan akan sarana komunikasi di daerah yang jauh dari akses jaringan komunikasi yang ada, memiliki sedikit pengguna potensial dengan lokasi yang berjauhan, dan kemampuan ekonomi rendah, di mana teknologi komunikasi kabel, komunikasi seluler dan komunikasi satelit, kurang cocok untuk diterapkan dilihat dari segi ekonomis, kepraktisan, dan efisiensi.
Sistem komunikasi yang dikembangkan tersusun oleh beberapa perangkat, yakni sebuah perangkat central unit, sebuah perangkat base unit, dan beberapa perangkat subscriber unit. Central unit dihubungkan ke jaringan komunikasi yang ada (saluran telepon) dan subscriber unit ditempatkan pada sisi pelanggan atau pengguna. Sedangkan base unit berfungsi sebagai wireless exchange dan memungkinkan seorang pelanggan berkomunikasi dengan pelanggan lain tanpa menggunakan saluran telepon atau dengan seseorang di luar sistem melalui saluran telepon. Hal yang sama berlaku untuk komunikasi data. Base unit dilengkapi dengan pencatat waktu percakapan (call record) sebagai penyimpan data yang akan digunakan untuk menghitung biaya percakapan.
Kelebihan sistem yang dikembangkan adalah penggunaan saluran telepon dan frekuensi radio yang efisiensi, kebutuhan akan menara antena yang rendah untuk menjamin line of sight (LOS), dan cocok digunakan di daerah di mana jarak antara satu pelanggan dan pelanggan cukup jauh (>10 km). Kegiatan ini difokuskan pada pengembangan modul pemancar dan penerima radio fullduplex multichannel. Modul tersebut akan mendukung multiakses TDMA pada downlink dan FDMA pada uplink pada band VHF. Pada pengembangan berikutnya akan dilakukan perbaikan multiakses dan protokol, dibarengi dengan kemungkinan penggunaan frekuensi pada band lain yang lebih sesuai dan rancangan perangkat yang lebih terpadu.
Source : http://www.ppet.lipi.go.id/in/penelitian/tematik/25-pengembangan-modul-radio-multikanal-untuk-sistem-komunikasi-rural.html
